harga cabai melonjak, kasihan petani..

Masuknya cabai dari Cina dan Thailand mulai dikhawatirkan para petani cabai. Padahal, belum lama mereka menikmati sedikit keuntungan karena harga cabai mahal. Setidaknya ini dirasakan Sudarminah dan teman-temannya di Desa Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Tak ingin terlalu merugi, mereka memanen cabai lebih awal. Kalau ada lombok (cabai) impor, harganya turun. Sementara biayanya mahal, jadinya rug.

Wajar jika mereka khawatir. Sebab, dengan ongkos produksi yang tidak murah, petani kerap harus meminjam untuk biaya tanam. Apalagi, cabai impor masuk dengan harga lebih murah, hanya Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan cabai lokal masih di atas Rp 100 ribu per

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: